BUDIDAYA JAMUR dan PRODUK OLAHANNYA
Bagi Anda yang berada di daerah dataran rendah khususnya di lingkungan yang cukup panas, kini tidak perlu takut lagi untuk mencoba budidaya jamur tiram. Sebab ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menyiasati kondisi lingkungan di sekitar Anda. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, mari kita bahas bersama beberapa tips bisnis yang bisa Anda gunakan untuk membudidayakan jamur tiram di daerah panas.
1.
Pertama, langkah mudah yang bisa Anda
coba yaitu membuat bangunan kumbung jamur dengan sistem sirkulasi buka tutup.
Yang dimaksud buka tutup disini adalah menutup sirkulasi kumbung jamur di siang
hari agar kelembapan di dalamnya tetap terjaga, dan membukanya pada malam hari
sehingga suhu ruangan di dalam kumbung jamur bisa lebih dingin.
2.
Kedua, gunakan bahan atap yang tidak
menyerap panas. Hal ini penting agar intensitas sinar matahari yang masuk ke
dalam kumbung jamur tidak berlebihan. Beberapa bahan yang bisa Anda gunakan
sebagai atap kumbung jamur antara lain anyaman bambu, atau genteng.
3.
Ketiga, faktor kelembapan merupakan
syarat utama yang harus terpenuhi dalam budidaya jamur tiram, sebab kelembapan
udara sangat berpengaruh pada pertumbuhan jamur. Untuk mengatasi hal tersebut,
Anda bisa meletakkan beberapa tong/wadah air di dalam kumbung jamur untuk
meningkatkan kelembapan ruangan.
4.
Keempat, karena lokasi budidaya jamur berada di daerah panas,
maka usahakan untuk membuat bangunan kumbung di tempat yang teduh atau dekat
dengan pepohonan. Selain itu hindari pula pembuatan pintu kumbung yang berada
di arah matahari terbit atau terbenam, hal ini dilakukan untuk mencegah sinar
matahari langsung masuk ke ruangan kumbung.
5.
Kelima, lindungi sekitar lokasi
kumbung dari sinar matahari langsung yang terlalu menyengat. Anda bisa
melakukannya dengan cara menanam banyak pohon rindang (perdu) disekeliling
kumbung jamur.
6.
Keenam, untuk memperlancar sirkulasi
udara di dalam kumbung jamur tiram, usahakan tinggi bangunan kumbung dibuat
lebih tinggi atau tidak kurang dari 4 meter.
7.
Ketujuh, perhatikan rak penyimpanan
baglog jamur yang dibuat. Bila di daerah dingin rak yang dibuat pada kumbung
jamur bisa mencapai 5 tingkat, pastikan rak yang dibuat di daerah panas tidak
lebih dari 3 tingkat.
8.
Kedelapan, karena lokasi kumbung jamur
berada di daerah panas, maka sebisa mungkin lakukan penyiraman lebih sering
dibandingkan di daerah pegunungan. Penyiraman baglog jamur bisa Anda lakukan
minimal 3 kali dalam sehari.
Nah, dengan demikian Anda tidak perlu khawatir jika ingin mmbudidayakan
jamur tiram tetapi daerah Anda merupakan daerah yang panas. Silahkan mencoba peluang bisnis
jamur dimanapun Anda tinggal. Mulai dari yang kecil, mulai dari yang mudah,
mulai dari sekarang! Salam sukses.
B. Pembuatan Baglog Jamur Tiram
Putih
Gb. Pembuatan Baglog(Media Jamur)
Untuk membuat baglog sebagai media tanam jamur, maka terlebih dahulu siapkan serbuk gergaji, setelah serbuk gergaji cukup, buatlah campuran media baglog, refferensi campuran antara lain :
- Serbuk gergaji 100kg
- Tepung jagung 10 kg
- Dedak/bekatul 10 kg
- Pupuk sp 36 0.5kg
- Gip 0.5 kg
- air 50 - 60%
Referensi lain :
- Serbuk gergaji
- 5 - 15% bekatul
- 2% kapur
- 2 % gips
- air 65 %
- 100 kg serbuk gergaji
- Bekatul 9kg - 15kg
- Opsional tepung jagung 5kg kalau memungkinkan
- Kalsium 1 kg
- Gula (kemudian dilarutkan) 0.5kg
TIPS NOTE :
Bekatul dan tepung jagung adalah nutrisi media. Ukurannya sangat tergantung jenis stren dari jamur tiram putih yang ingin dibudidayakan.
Untuk daerah dingin (suhu rata2 di bawah 25derajat C) memungkin kan untuk menambah nutrisi hingga 15-20%, tetapi untuk budidaya di daerah panas (diatas 29derajat C) sebaiknya maksimal menggunakan nutrisi 10%. Karena bibit jamur sangat rentan terhadap bakteri termofilik.
Trik
- Usahakan campuran tercampur dengan homogen dan merata
- Gunakan plastik roll polipropilen 0.05 x 18cm yang dipotong2 per 35cm
- Kadar air jangan terlalu tinggi
- Berat baglog rata-rata sebelum di steam untuk ukuran ini adalah 1350gram
- Lokasi pencampuran usahakan yang higienis.
- Sehari sebelum digunakan mencampur, ada baiknya di sterilisasi menggunakan formalin
Sebaiknya kondisi media sepadat mungkin. Pemadatan bisa dengan manual yaitu ditekan-tekan menggunakan botol, atau secara semi mekanis menggunakan alat press.
Kualitas baglog semakin padat, akan semakin baik.
C. Aneka Olahan Jamur
- Permen Jeli Jamur Tiram
a.
Jamur
Tiram 50 g
b.
Gula
pasir 100 g
c.
Gelatin
20 g
d.
Air 100 g
Ø
Alat
a.
Panci
b.
Kompor
c.
Pengaduk
d.
Loyang
e.
Pisau
Ø
Cara
Membuat
a.
Rebus
jamur tiram hingga masak kemudian blender dengan air
secukupnya.
b.
Masukkan
gula pada panci sebanyak 100 gram (1 ons) dan
tambahkan jus jamur (blenderan jamur sebanyak
100 ml.
c.
Rebus
dalampanci hingga mendidih dan air mulai berkurang (agak
kental)
d.
Tambahkan
gelatin yang sudah dilarutkan dalam air.
e.
Aduk
terus hingga kental (cairan jika diangkat dengan pengadung
hanya menetes pelan.
f.
Angkat
dari kompor setelah agak dingin tuangkan ke dalam loyang.
g.
Biarkan
selama semalam
h.
Potong
sesuai ukuran yang dikehendaki kemudian lepaskan dari
loyang.
i.
Jika
diinginkan permen dapat ditaburi dengan gula halus.
j.
Permen
siap dikemas.
Ø Bahan-Bahan
a.
Jamur
Tiram (1/2 kg),
b.
Tepung
tapioka (1/2 kg),
c.
Telur
bebek (2 butir),
d.
Gula
secukupnya,
e.
Garam
secukupnya,
f.
Minyak
goreng secukupnya,
g.
Air (100
cc),
h.
Tali/benang,
dan plastik.
Ø
Alat
a.
Kompor,
b.
Dandang,
c.
Baskom
plastik,
d.
Talenan,
e.
Pisau,
f.
Cobek/penumbuk
dan sealer.
Ø
Cara
Membuat
a.
Jamur
dicuci hingga bersih
b.
Kukus
atau rebus hingga matang
c.
Haluskan
dengan gilingan daging atau ditumbuk
d.
Campur
tepung tapioka dengan air sedikit demi sedikit, kemudian
e.
Masukkan
jamur yang telah dihaluskan, telur bebek, gula dan garam,
f.
Aduk dan
uleni hingga kalis
g.
Masukkan
adonan ke dalam plastik atau daun dengan diameter ± 5
cm, dan ikat dengan tali/benang.
h.
Kukus
adonan hingga matang, angkat dan dinginkan
i.
Iris
tipis dan jemur hingga kering dengan menggunakan sinar
matahari/mesin pengering.
j.
Kerupuk
jamur kering siap dikemas dan dijual mentah.
k.
Atau
digoreng dan dikemas kemudian dijual dalam bentuk matang.
Ø
Bahan-Bahan
a.
100 gram
jamur tiram
b.
Daun
pisang secukupnya
c.
1 buah
jeruk limau, diperas, diambil airnya
d.
5 gram
bawang putih
e.
5 gram
bawang merah
f.
10 gram
kunyit
g.
5 gram
jahe
h.
5 gram
cabai rawit
i.
5 gram
Cabai merah
j.
5 gram
kemiri
k.
1/2
sendok teh garam
Ø
Cara
Membuat
a.
Cuci
jamur hingga bersih, lalu potong tipis memanjang, sisihkan.
b.
Haluskan
semua bumbu menggunakan blender.
c.
Campurkan
jamur dan bumbu, lalu tambahkan air jeruk limau, aduk rata, lalu bungkus dgn
daun pisang.
d.
Kukus
pepes jamur selama 30 menit, angkat, sajikan.





No comments:
Post a Comment